Target Penyaluran Dana KUR 2020 Naik Jadi Rp 150 Triliun

Pemerintah meningkatkan anggaran subsidi suku bunga KUR dalam RAPBN 2020. Peningkatan anggaran menjadi Rp 13,9 triliun dengan target penyaluran dana KUR 2020 sebesar Rp 150 triliun. Meski pemerintah menyatakan belum ada rencana untuk menurunkan suku bunga KUR 2020. Porsi KUR dari tahun ke tahun selalu meningkat.

Peningkatan anggaran subsidi bunga dan target penyaluran KUR ditujukan agar sektor UMKM tumbuh lebih luas. Sebagaimana diketahui UMKM dikenal sebagai salah satu sektor ekonomi yang paling aman dari terpaan krisis.

Dana KUR 2020 Meningkat 10 Triliun

Dibandingkan target penyaluran tahun ini, dana KUR 2020 meningkat sekitar Rp 10 triliun dari sebelumnya Rp 140 triliun jadi Rp 150 triliun.

Untuk meningkatkan plafon penyaluran tersebut pemerintah juga menaikkan anggaran subsidi suku bunga menjadi Rp 13,9 triliun.

Dalam RAPBN 2020 pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 199,7 triliun untuk keperluan berbagai subsidi. Salah satunya ialah anggaran subsidi bunga kredit program yang direncanakan sebesar Rp 18,5 triliun.

Dari total anggaran subsidi bunga kredit program, KUR memperoleh porsi paling besar yakni Rp 13,9 triliun. Subsidi bunga KUR sebesar Rp 13,9 triliun ditargetkan penyaluran dana mencapai Rp 150 triliun.

Usulan KUR Rp 100 Juta Tanpa Agunan

Dilansir gopinjol.com dari liputan 6, Ketua Umum IPEMI Ingrid Kansil mengatakan bahwa saat ini pemerintah memang telah memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, masih ada anggota IPEMI yang mengalami persoalan selama proses pengajuan dan pencairan dana KUR.

Lebih lanjut, IPEMI mendorong pemerintah agar program KUR lebih ditingkatkan lagi. Harapan tersebut tidak sekedar peningkatan dalam bentuk saja, namun juga proses persetujuan dan plafon kredit. Bahkan Ingrid juga berhadap jika memungkinkan plafon KUR dinaikkan jadi Rp 100 juta tanpa agunan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ingrid Kansil dalam acara Rakernas IPEMI IV di Jakarta, Senin (29/7/2019) yang dibuka oleh Wakil Presiden M Jusuf Kalla.

Kinerja Penyaluran KUR Bank BUMN di Semester I

Hingga paruh pertama tahun ini Komite Kebijakan pembiayaan bagi UMKM mencatat dana KUR yang telah tersalurkan mencapai Rp 75,126 trilun. Realisasi penyaluran KUR tersebut telah mencapai 53,7% dari total target penyaluran tahun ini.

Dari total realisasi penyaluran KUR pertengahan tahun ini Bank BUMN masih memiliki peran besar. Dinilai dari jumlah penyaluran dana, empat bank BUMN yakni BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTPN menempati peringkan empat besar.

Hingga 30 Juni 2019, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp 50,286 triliun kepada 2.380.725 debitur. Lebih rinci lagi pinjaman program tersebut disalurkan melalui skema KUR BRI Mikro sebesar Rp 40,142 trilun, KUR Kecil Rp 6,106 triliun, dan sisanya tersalurkan melalui sekema KUR Khusus dan KUR penempatan TKI.

Dilihat dari jumlah penyaluran kredit dalam enam bulan pertama tahun ini, Bank Mandiri menempati urutan kedua dengan total penyaluran dana Rp 10,543 triliun dengan debitur mencapai 138.090.

Jumlah tersebut tersalurkan melalui skema KUR Mikro sebesar Rp 870 miliar, KUR Kecil Rp 9,660 triliun, dan sisanya melalui skema KUR penempatan TKI.

Kinerja BNI dalam penyaluran KUR sepanjang paruh pertama tahun ini juga cukup memuaskan. Secara total BNI telah menyalurkan dana KUR sebesar Rp 9,375 triliun dengan jumlah debitur 109.020.

Rinciannya penyaluran KUR BNI terbagi melalui skema KUR Mikro sebesar Rp 858 miliar, melalui KUR Kecil Rp 7,630 triliun, dan KUR penempatan TKI sebesar Rp 121 miliar.

Sementara itu BTN mampu menyalurkan KUR kepada 51.009 debitur dengan total penyaluran Rp 56 miliar. Dana tersebut tersalurkan melalui skema KUR Mikro Rp 841 juta, dan KUR Kecil Rp 55 miliar.

Kesimpulan Dana KUR 2020

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan tetap dilaksanakan pemerintah pada tahun 2020. Bahkan alokasi anggaran subsidi bunga KUR juga ditingkatkan menjadi Rp 13,9 trilun.

Selain anggaran subsidi suku bunga, pemerintah juga meningkatkan target penyaluran dana KUR 2020 menjadi Rp 150 triliun atau meningkat Rp 10 triliun dari tahun ini. Meski demikian bunga KUR 2020 belum direncanakan turun oleh pemerintah.

Anda mungkin juga suka