Bunga Jadi 6 Persen, Jokowi Minta Penyaluran KUR 2020 Fokus Ke Sektor Produktif

Beberapa waktu yang lalu, wacana penurunan suku bunga KUR sempat dilontarkan Menko Perekonomian Airlangga Hartanto. Bak gayung bersambut, Presiden Joko Widodo pun memiliki harapan yang sama. Beliau meminta agar pemerintah menurunkan bunga KUR jadi 6 persen dan meningkatkan jumlah penyaluran KUR 2020.

Dalam acara rapat terbatas “Pemberdayaan UMKM” yang dilaksanakan di Kantor Presiden Senin 11/11. Jokowi menyampaikan bahwa penurunan bunga bagi UKM dari 7 persen jadi 6 persen tapi jumlahnya masih kurang. Oleh karenanya beliau meminta penyaluran KUR 2020 jumlahnya ditingkatkan dua kali lipat.

Sebelumnya, MenKo Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa sudah waktunya bunga KUR diturunkan.

Beliau mengatakan bahwa di tengah perlambatan ekonomi dunia, Indonesia semestinya berupaya mejaga daya tahan ekonomi domsetik. Khususnya menjaga daya beli dan konsumsi masyarakat.

Target KUR Sektor Produktif Sulit Tercapai

Gak cuma minta penurunan suku bunga, Jokowi juga sempat meminta agar penyaluran KUR bisa ditingkatkan sampai dua kali lipat.

Mantan Walikota Solo tersebut juga menerangkan bahwa Kredit Usaha Rakyat sudah seharusnya difokuskan kepada sektor UMKM.

Hingga Agustus 2019, data realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat di sektor produktif baru mencapai 46,60 persen. Angka ini masih jauh dari penyaluran sektor produktif tahun ini yang ditargetkan.

Seperti diketahui, sejak akhir tahun lalu pemerintah menargetnya porsi penyaluran KUR sektor produksi tahun ini mencapai 60 persen dari total anggaran sebesar Rp 140 triliun.

Faktanya hingga akhir agustus, akumulasi pembiayaan KUR ke sektor produksi baru mencapai 46,60 persen atau sekitar Rp 47, 4 trilun.

Sedangkan di sektor perdagangan, jumlah pembiayaan KUR jauh lebih tinggi. Hingga bulan yang sama, KUR di sektor perdagangan mencapai 53,40 persen dengan total penyaluran Rp 54,3 triliun.

Inilah sebabnya kenapa Presiden Joko Widodo meminta agar porsi penyaluran KUR 2020 berfokus pada sektor-sektor produksi.

Kapan KUR 2020 Dimulai?

Bagi pelaku UMKM yang layak menerima Kredit Usaha Rakyat tentunya turunnya bunga KUR menjadi kabar menyenangkan.

Gak salah juga jika berharap bisa memperoleh pembiayaan dengan subsidi suku bunga buat meningkatkan usaha yang saat ini sudah berjalan.

Lumayan banget kalau bunganya 6 persen per tahun, jauh lebih murah dari jenis Kredit Modal Kerja dan Investasi lainnya. Apalagi kalau dibandingkan dengan pinjaman modal usaha online yang bunganya bisa tiga kali lipat bahkan lebih.

Tapi kapan penyaluran KUR 2020 dimulai? Sejatinya penyaluran Kredit Usaha Rakyat tahun depat ya dimulai per 1 Januari 2020. Pun demikian setiap bank dan kantor cabang memiliki mekanisme dan keputusan masing-masing.

Jika kebutuhan modal usaha dan investasi Anda tidak mendesak. Boleh lah ditunda sampai tahun depan biar dapat pinjaman dengan bunga lebih murah.

Tapi kalau kebutuhan modal tersebut cukup mendesak. Gak ada salahnya kok mengajukan KUR saat ini karena selisih bunganya hanya 1% saja per tahun.

Sambil menunggu penyaluran KUR 2020 dimulai. Anda bisa terus memantau informasi di masing-masing kantor perwakilan perbankan penyalur seperti BRI, BNI, BCA, maupun Bank Mandiri.

Anda mungkin juga suka