5 Bank Penyalur KUR Terbesar 2019

Bank penyalur KUR terbesar – Kredit Usaha Rakyat (KUR) tercatat sebagai program pemerintah yang cukup banyak menyedot perhatian. Terlebih semenjak Komite Pembiayaan bagi UKM mengeluarkan kebijakan untuk menurunkan bunga KUR di 2020 mendatang. KUR menjadi primadona bagi pelaku UMKM di Indonesia dalam upaya memperoleh pinjaman modal kerja dan investasi.

Tahun ini pemerintah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 140 triliun dengan meprioritaskan sektor produksi sebesar 60%. Target tersebut bahkan bakal ditingkatkan di tahun 2020 dengan mematok Rp 190 triliun.

Pemerintah telah menunjukan 44 lembaga keuangan yang terdiri dari perbankan, koperasi, dan lembaga pembiayaan sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat 2019.

5 Peringkan Bank Penyalur KUR Terbesar

Dari sekian banyak lembaga keuangan penyalur KUR manakah yang memiliki kinerja paling efektif? Yuk intip 5 bank dengan penyaluran KUR terbesar berdasar data realisasi KUR per 31 Oktober 2019:

#1 Bank Rakyat Indonesia (BRI)

PT. Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) tercatat sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar di tahun ini.

Dari data yang dirilis Kemenko Bidang Perekonomian RI, hingga akhir Oktober BRI berhasil menyalurkan KUR lebih dari Rp 83,27 triliun kepada 3.906.736 debitur.

Realisasi penyaluran tersebut telah mencapai 94,7% dari target penyaluran KUR BRI tahun ini yang dipatok sebesar Rp 87,97 triliun.

Secara terperinci KUR BRI tersalurkan melalui skema KUR Mikro sebesar Rp 72,76 triliun kepada 3.848.018 debitur. KUR Ritel/ Kecil dengan penyaluran sebesar Rp 10,36 triliun pada 46.288 debitur.

Sedangkan penyaluran KUR khusus BRI mencapai Rp 292 juta kepada 5 penerima. Sementara KUR Penempatan TKI sebesar Rp 154,56 miliar kepada 12.425 TKI.

Selama ini BRI memang dikenal sebagai perbankan yang memiliki jaringan mikro terbesar di Indonesia.

Bukan hal yang mustahil jika KUR BRI ditargetkan lebih dari 60% dari total seluruh target penyaluran KUR. Bahkan KUR BRI 2020 targetnya bakal ditingkatkan jadi Rp 12,2 triliun.

#2 Bank Mandiri

Hingga 31 Oktober PT. Bank Mandiri Persero Tbk telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat lebih dari Rp 20,13 triliun kepada 255.935 debitur.

Penyaluran KUR Mandiri telah mencapai 80,50% dari target tahun ini Rp 25 triliun.

Berbeda dengan BRI, Bank Mandiri hanya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat melalui skema KUR Mikro, Kecil, dan Penempatan TKI.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Bank Mandiri dengan skema KUR Ritel/ Kecil mencapai Rp 18,50 triliun kepada 175.129 debitur.

KUR Mikro dengan penyaluran Rp 1,60 triliun kepada 3.848.018 debitur. Sedangkan KUR Pempatan TKI sebesar Rp 22,32 miliar dengan jumlah debitur 1.455 TKI.

Melihat fakta di atas, KUR Mandiri cenderung lebih besar tersalurkan melalui skema KUR Ritel. Jika dilihat dari laporan realisasi penyaluran KUR secara global periode Oktober 2019. Bank Mandiri menempati peringkat kedua sebagai Bank penyalur KUR terbesar.

#3 Bank Negara Indonesia (BNI)

Selama sepuluh bulan di tahun ini PT. BNI Persero Tbk berhasil menyalurkan KUR pada 183.807 debitur dengan total penyaluran Rp 15.9 triliun.

Pencapaian tersebut tercatat telah mencapai 88,5% dari target penyaluran KUR BNI tahun ini (Rp 18 triliun).

Secara lebih rinci, dana tersebut tersalurkan melalui skema KUR Mikro sebesar Rp 1,51 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 113.410 orang.

Sedangkan berdasar skema KUR Ritel/ Kecil BNI telah menyalurkan Rp 14,15 triliun kepada 62.322 debitur.

Sementara itu, KUR Penyaluran TKI BNI cukup memberikan kontribusi selama tahun ini. BNI tercatat telah menyalurkan dana KUR sebesar Rp 273,39 miliar bagi calon Tenaga Kerja Indonesia.

Dengan total penyaluran Rp 15,9 triliun BNI menempati peringkat ketiga sebagai bank penyalur KUR terbesar per oktober 2019.

Realisasi tersebut hampir memenuhi target penyaluran KUR BNI tahun ini yang dipatok Rp 16 triliun. Gak berlebihan kiranya jika BNI mengusulkan alokasi target KUR pada 2020 naik 40% dari target tahun ini.

#4 PT. BRI Syariah

BRI Syariah menjadi satu-satunya perbankan syariah yang memperoleh izin untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat.

Anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia Perseroan Tbk ini cukup gemilang dalam merealisasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat.

Per oktober BRI Syariah tercatat telah menyalurkan KUR sebesar Rp 1,19 triliun kepada 24.375 debitur. Atau sekitar 77,9% dari target penyaluran Rp 1,5 triliun.

Secara itung-itungan KUR BRI Syariah tersalurkan melalui KUR Kecil dengan plafon Rp 747,71 miliar. Sedangkan KUR Mikro BRI Syariah tersalurkan Rp 420,41 miliar.

#5 BPD Sumatera Barat

Keempat bank yang berhasil memberikan kontribusi sebagai penyalur KUR terbesar memang didominasi oleh BUMN dan anak usaha Bank BUMN.

Namun peringkat kelima dengan jumlah penyaluran KUR terbesar justru dipegang oleh BPD Sumatera Barat.

PT. BPD Sumatera Barat berhasil menyalurkan KUR hampir Rp 1 triliun kepada 8.301 debitur selama sepuluh bulan di tahun ini.

Penyaluran KUR Mikro BPD Sumatera Barat tercatat sebesar Rp 34,68 miliar dengan jumlah penerima 1.880 debitur.

Sedangkan KUR Ritel/ Kecil BPD Sumatera Barat tersalurkan sebesar Rp 904,95 miliar dengan jumlah debitur 6.421.

Hingga Oktober 2019 KUR yang ditargetkan sebesar Rp 140 triliun telah terealisasikan sebesar Rp 127,308 triliun atau sekitar 89,69%.

Dilihat dari sebaran penyaluran KUR berdasarkan Provinsi. Realisasi penyaluran KUR terbesar berada di Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah Rp 22,513 triliun.

Sedangkan posisi kedua terbesar berada di Provinsi Jawa Timur dengan total penyaluran Rp 22,202 triliun. Diikuti Provinsi Jawa Barat dengan jumlah penyaluran Rp 15,890 triliun.

BRI, Bank Mandiri, dan BNI masih menjadi Bank dengan penyaluran KUR terbesar sepanjang 2019 ini. Mengingat posisi ketiga perbankan tersebut sebagai BUMN. Dengan meningkatnya target penyaluran KUR 2020 mendatang hampir bisa dipastikan jika target penyaluran KUR bank-bank besar tersebut bakal ditingkatkan pula.

Anda mungkin juga suka