7 Keuntungan Investasi Lewat Fintech P2P Lending

Dalam dunia fintech dikenal sistem pinjaman peer-to-peer atau P2P lending. P2P lending saat ini telah begitu populer di kalangan muda atau milenials karena memiliki banyak keuntungan. Keuntungan investasi P2P lending menarik banyak sekali dana segar dari milenial yang sangat tertarik dengan passive income dari investasi.

Milenials atau kaum muda memiliki pandangan yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya mengenai investasi.

Pada generasi sebelumnya investasi lebih difokuskan ke proyek-proyek riil dan berjangka waktu panjang.

Namun, perkembangan teknologi digital mengubah paradigma investasi kaum muda.

Generasi saat ini lebih menyukai kecepatan dari hasil investasi yang merupakan salah satu keuntungan investasi P2P lending.

Investasi Peer-to-Peer Lending (P2P)

Investasi peer-to-peer lending (P2P) sebetulnya mengadopsi dari sistem kredit paling sederhana, yakni pinjam-meminjam.

Sistem yang sangat sederhana bahkan untuk orang yang sangat awam dengan investasi. Sebelum P2P lending populer menggunakan platform internet, orang-orang umumnya akan melakukan peminjaman dana langsung ke bank.

Tidak semua pinjaman akan disetujui oleh Bank, karena harus memenuhi banyak poin dan kriteria.

Baca: Pengertian dan Perkembangan Fintech di Indonesia

Tujuan dari P2P lending adalah memangkas proses administrasi bank yang berbelit. Penyederhanaan inilah salah satu keuntungan yang dapat Anda peroleh.

Dengan menggunkan sistem online, seseorang tidak perlu jauh-jauh pergi ke tempat dia meminjam.

Cukup menggunakan laman situs atau aplikasi resmi dari perusahaan pengelola investasi P2P lending.

Proteksi Dana P2P Lending (P2P)

Jaminan keamanan adalah hal yang paling investor inginkan untuk tetap bergairah. Ada banyak bentuk investasi yang minim proteksi atau jaminan keamanan. Tapi bila sesuatu terjadi, investorlah yang akan menanggung semua kerugian.

Otoritas Jasa Keuangan telah mengeluarkan regulasi mengenai P2P lending pada 2016 lalu. Peraturan ini dikeluarkan atas akibat maraknya praktik P2P lending yang meresahkan masyarakat.

Proteksi ini merupakan salah satu keuntungan investasi P2P lending, sekaligus pengakuan atas legalitas kegiatan investasi Anda.

#1 Jaminan proteksi melalui regulasi OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuat regulasi mengenai peer-to-peer lending (P2P) pada 2016 lalu.

Tujuannya, untuk mengatasi maraknya investasi yang tidak memiliki dasar hukum sekaligus memberi pengawasan terhadap perusahaan penyelenggara P2P Lending.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77 Tahun 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Dikeluarkan agar perlindungan hukum pada lender maupun borrower tetap terjamin.

OJK membuat mekanisme bisnis P2P lending yang terdiri dari 4 langkah penting. Seperti pendaftaran atau registrasi anggota, tata cara pengajuan pinjaman.

Termasuk hal-hal yang mengatur bagaimana pelaksanaan pinjaman dapat dilakukan, dan mekanisme pelunasan pinjaman juga pengembalian dana lender.

Aturan-aturan ini dibuat agar praktik P2P lending ini memiliki kesetaraan dan jaminan hukum yang sah.

#2 Jaminan proteksi melalui perusahaan pengelola dana

Jaminan proteksi terhadap dana nasabah merupakan salah satu yang paling banyak disuarakan oleh perusahaan-perusahaan P2P lending.

Hal ini akan mempengaruhi kepercayaan publik terhadap keamanan layanan yang dilakukan. Termasuk persepsi masyarakat terhadap keuntungan dan kerugian investasi P2P Lending.

Perusahaan KoinWork misalnya, KoinWork akan mengembalikan total kerugian yang diterima oleh lender bilamana terjadi gagal bayar atau kredit macet.

Baca: Mengenal Fintech Urun Dana: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat

Namun tidak semua akan dikembalikan 100%. Kebijakan KoinWork adalah membuat skor-skor atau class pada peminjam atau borrower setelah melakukan verifikasi, dari S (100%) hingga E (20%).

Keuntungan Investasi P2P Landing

Peer-to-peer landing adalah salah satu jenis investasi yang paling cepat memberikan hasil kepada investor.

Penggunaan teknologi digital pada industri keuangan atau yang biasa disebut financial technology (fintech). Telah memberikan dampak besar terhadap paradigma keuangan modern.

Dengan berkembangannya teknologi anda dapat menerima keuntungan investasi P2P lending jauh lebih besar, diantaranya:

#1 Borrower yang Terus Meningkat

Di kehidupan sehari-hari tidak jarang Anda terlibat kedalam suatu persoalan, terkadang persoalan tersebut membutuhkan effort finansial dari Anda.

Namun, Anda mungkin tidak selalu memiliki kecukupan dana untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Mengandalkan lembaga keuangan seperti bank tidak selalu juga membuahkan hasil, selain itu proses dan mekanismenya sangat lambat dan rumit.

Oleh sebab itu, P2P lending hadir sebagai lembaga yang bergerak di industri keuangan untuk memangkas proses administrasi dari bank.

Dengan akses pendanaan yang cepat ini banyak menarik minat orang untuk menarik pinjaman dari lembaga-lembaga P2P lending.

Secara kualitas nilai pinjaman memang mikro. Namun secara kuantitas P2P lending adalah salah satu sistem pinjam meminjam dengan debitur terbanyak di dunia.

Ini merupakan kesempatan emas bagi investor untuk memperoleh keuntungan dengan ber investasi melalui platform P2P Lending.

#2 Sejalan dengan Tren Ekonomi Nasional

Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik dan terus meningkat, hal ini membuat berkembangnya startup baru yang terus bermunculan.

Kredit UMKM pemerintah yang bekerjasama dengan Bank nasional tidak selalu mulus untuk memberi kredit atau pinjaman.

Startup dan UMKM yang kesulitan dana dan ditolak oleh bank tentu akan terus memutar otak untuk mendapatkan pinjaman modal usaha.

Dengan segala kemudahan yang diberikan oleh sistem P2P lending. Tidak heran banyak startup dan UMKM yang menarik dana yang tidak sedikit di perusahaan-perusahaan P2P lending.

Tren membuka usaha baru yang terus meningkat akan sangat menguntungkan bagi investor P2P lending.

Sedangkan meningkatnya masyarakat ekonomi kelas menengah akan menurunkan risiko gagal bayar atau kredit macet.

#3 Keuntungan instan P2P lending

Investasi di P2P lending akan memberikan Anda keuntungan langsung dari dana yang diinvestasikan.

Beberapa perusahaan P2P memberikan layanan penarikan bunga setiap bulan dan tahun.

KoinWork misalnya, Anda dapat menarik bunga dari hasil investasi setiap bulan. Ini merupakan keuntungan yang tidak akan Anda dapat dari sumber passive income lain.

Selain itu, jaminan keamanan dari dana investasi juga akan membuat Anda akan terus berinvestasi dengan nilai yang lebih besar.

#4 Jaminan atas risiko pinjaman

Anda tidak perlu khawatir dengan kredit macet atau gagal bayar yang mungkin akan terjadi. Karena setiap perusahaan P2P memiliki kebijakan proteksi dana nasabah yang dipinjamkan.

Perusahaan Danamas misalnya, memberikan Anda proteksi asuransi terhadap dana yang diinvestasikan sebanyak 70% dari dana yang dipinjam.

Setiap perusahaan P2P memilki kebijakan berbeda dalam hal ini. KoinWorks misalnya akan mengganti 20% hingga 100% dana yang hilang, tergantung skor dari pinjaman.

#5 Dapat dimulai dengan modal kecil

Berinvestasi umumnya tidak akan dapat dilakukan dengan nilai modal yang kecil. Investasi konvensional misalnya, Anda mungkin akan membutuhkan ratusan juta hingga miliaran rupiah untuk mulai berinvestasi.

Namun, P2P lending memberikan kesempatan untuk berinvestasi dengan nilai yang sangat kecil. Bahkan yang terkecil investasi P2P Lending bisa dengan nominal Rp 100 ribu hingga Rp 1 Juta.

Nilai minimal dari besaran terkecil merupakan kebijakan masing-masing perusahaan P2P.

#6 Mekasnisme investasi yang sederhana

Bagi Anda yang baru mulai mempelajari sistem P2P untuk berinvestasi, dan ingin segera mulai berinvestasi.

Semua yang Anda butuhkan adalah perangkat komputer atau smartphone dan koneksi internet.

Yang harus Anda lakukan adalah membuka akun di salah satu platforn, dan mendepositkan sejumlah uang.

Kemudian mulailah memilih peminjam yang ada di charts untuk Anda pinjami.

#7 Jaminan keamanan dari OJK

Anda tidak perlu khawatir uang Anda akan lenyap bersama perusahaan P2P lending. Karena semua perusahaan P2P lending harus terdaftar dan mematuhi segala aturan hukum yang berlaku.

Termasuk semua syarat-syarat lembaga keuangan secara umum maupun aturan hukum yang dibuat khusus untuk lembaga pinjam meminjam.

Aturan dan sanksi dari OJK terkenal sangat keras dan ketat. Oleh karena itu hampir tidak ada lembaga keuangan yang berani berbuat macam-macam.

Itu adalah 7 keuntungan investasi P2P lending yang dapat Anda nikmati dan Anda manfaatkan.

Kebutuhan akan dana tambahan dalam waktu cepat yang tidak dapat diakomodasi oleh bank, kini telah tersedia solusinya.

Tipisnya dinding admisnistrasi di sistem pinjaman online P2P merupakan merupakan faktor penarik keuntungan-keuntungan lainnya.

63%
Good

Keuntungan Investasi P2P Lending

P2P Lending bisa jadi model investasi online baru yang cocok buat Anda. Dengan modal kecil, income bakal masuk dalam jangka pendek.

  • Legality
  • Profit
  • Risiko
Anda mungkin juga suka