Begini Cara dan Syarat Turun Kelas BPJS

Pemerintah secara resmi telah menaikkan iuran BPJS Kesehatan hingga 100% (kelas 2 dan 1). Artinya, para peserta BPJS Kesehatan harus membayar iuran dua kali lipat dari jumlah iuran yang mereka bayarkan sebelumnya. Mengetahui hal tersebut, banyak yang bertanya-tanya bagaimana cara turun kelas BPJS Kesehatan.

Ketentuan kenaikan iruan BPJS sendiri termaktub dalam Peraturan Presiden No. 75 Tahun 2019 ini yang akan berlaku mulai 1 Januari 2020.

Banyaknya peserta yang mencari informasi syarat dan cara turun kelas bukan tanpa dasar. Melainkan tingkat iuran yang dianggap terlalu besar kenaikannya atau karena penyebab lain.

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Sampai 100%

Sebelum membahasnya lebih lanjut, berikut adalah rincian mengenai kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang harus dibayar oleh peserta tiap kelas perawatan:

  • Iuran kelas I naik dari Rp. 80.000 menjadi Rp. 160.000
  • Kelas II naik dari Rp. 51.000 menjadi Rp. 110.000
  • Iuran kelas III naik dari Rp. 25.500 menjadi Rp. 42.000

Seperti yang bisa Anda lihat sendiri, jumlah kenaikan iuran yang harus dibayar peserta setiap bulannya cukup besar. Alasannya tentu saja untuk menekan defisit yang dialami oleh pemerintah, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

Masyarakat mau tidak mau harus menerima keputusan ini bila ingin terus menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Ya, walaupun banyak juga yang merasa kenaik ini cukup memberatkan.

Kabar baiknya, Anda yang merasa terbebani dengan kenaikan iuran BPJS dapat menurunkan kelas perawatan dan menyesuaikan iuran berdasarkan kesanggupan.

Baca: 7 Asuransi Kesehatan Terbaik selain BPJS

Lagipula perbedaan kelas hanya akan berpengaruh pada perbedaan ruang perawatan dan ruang inap untuk layanan rawat inap saja. Sedangkan layanan rawat jalan yang didapat oleh peserta setiap kelas sebenarnya sama saja.

Lebih jelasnya, simaklah pembahasan lengkap mengenai syarat dan cara turun kelas BPJS Kesehatan sebagai berikut!

Syarat & Ketentuan Turun Kelas BPJS Kesehatan

Perlu menjadi catatan bahwa penurunan kelas perawatan BPJS Kesehatan hanya dapat dilakukan oleh Anda yang memenuhi persyaratan berikut:

  • Merupakan peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Misalnya saja pedagang/penyedia jasa, dokter/bidan praktik swasta, notaris/pengacara/LSM, petani/peternak, nelayan, supir, montir, dll. Yang bekerja atau berusaha atas risiko sendiri. Sedangkan bila Anda adalah Pekerja Penerima Upah (PPU), kelas akan disesuaikan langsung oleh pihak BPJS Kesehatan.
  • Telah menjadi peserta BPJS Kesehatan selama satu tahun atau lebih.
  • Telah melunasi iuran sebelumnya.

Selain itu, Anda pun perlu memahami bahwa penurunan kelas perawatan BPJS Kesehatan akan dilakukan dengan mengacu pada ketentuan berikut:

  • Penurunan kelas perawatan harus diikuti oleh seluruh anggota keluarga perserta yang terdaftar dalam satu kartu keluarga;
  • Kelas perawatan baru akan berlaku pada bulan selanjutnya bila proses turun kelas dilakukan pada saat bulan berjalan.

Cara Mengurus Turun Kelas BPJS Kesehatan

Bila Anda memenuhi persyaratan dan telah memahami ketentuan-ketentuan di atas. Anda bisa mengajukan penurunan kelas perawatan dengan memilih di antara tiga cara turun kelas BPJS Kesehatan berikut:

#1 Mengajukan Langsung ke Kantor Cabang

Cara pertama adalah dengan datang langsung ke kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Datanglah pada jam operasional yang berlaku, yaitu Hari Senin – Jumat pukul 08.00 – 17.00. Pastikan juga Anda telah membawa dokumen persyaratan yang diperlukan, yaitu:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Kartu BPJS Kesehatan

Formulir Perubahan Data yang telah diisi dan ditandatangani diatas materai (formulir bisa Anda dapatkan di lokasi)

Sesampainya di sana, ambilah nomor antrian dan tunggu giliran Anda sembari mengisi formulir Perubahan Data.

Begitu dipanggil, Anda dapat langsung menyampaikan tujuan kedatangan Anda kepada petugas yaitu untuk untuk mengajukan penurunan kelas perawatan.

Pengajuan turun kelas BPJS Anda akan diproses saat itu juga oleh petugas. Setelahnya Anda akan mendapatkan kartu BPJS Kesehatan baru dengan kelas yang sesuai.

Selain mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan. Proses pengajuan turun kelas BPJS juga dapat dilakukan melalui Mall Pelayanan Publik atau Mobile Customer Service (MCS).

Bagi Anda yang belum tahu, MCS adalah inovasi BPJS Kesehatan untuk memberikan kemudahan layanan bagi para peserta.

Layanan ini akan hadir di lokasi-lokasi seperti pasar, Puskesmas, dan pusat keramaian lainnya pada hari dan jam yang telah ditentukan.

#2 Via Telepon Care Center

Mengajukan penurunan kelas perawatan dengan datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan memang terasa lebih pasti.

Prosedurnya juga jelas. Namun sayangnya jam operasionalnya yang bertepatan dengan hari kerja seringkali menjadi hambatan bagi beberapa orang, ya tidak?

Bila Anda berhalangan hadir pada jam operasional atau sekedar tidak ingin datang langsung ke kantor BPJS karena tidak mau mengantri.

Tidak perlu khawatir, karena Anda juga dapat mengajukan penurunan kelas perawatan via telepon. Silakan hubungi BPJS Kesehatan Care Center di nomor 1500 400 untuk mengetahui penjelasan resmi.

#3 Lewat Aplikasi Mobile JKN

Selain itu, pengguna smartphone juga dapat mengajukan perubahan kelas perawatan BPJS Kesehatan via aplikasi Mobile JKN. Platform yang satu ini merupakan aplikasi resmi BPJS Kesehatan.

Baca: Review Modal Nasional: 7 Langkah Mudah Pengajuan Pinjaman Angsuran Jangka Pendek

Cara ini bisa dibilang sebagai cara turun kelas BPJS paling mudah yang bisa Anda tempuh. Prosesnya cukup mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Undah dan install aplikasi Mobile JKN dari Play Store atau App Store.
  • Login ke aplikasi Mobile JKN dan pilih opsi “Pendaftaran Pengguna Mobile” untuk melakukan registrasi.
  • Lengkapilah data diri yang diminta. Diantaranya nomor kartu BPJS, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanggal lahir, nama ibu kandung, alamat email, dan nomor handphone.
  • Kemudian lakukanlah verifikasi dengan memasukkan kode verifikasi yang dikirimkan ke alamat email Anda.
  • Pilihlah opsi “Ubah Data Peserta” di mana Anda bisa langsung mengubah sendiri kelas perawatan ke kelas sesuai keinginan.
  • Perlu menjadi catatan bahwa perubahan kelas perawatan hanya dapat dilakukan paling cepat satu tahun sekali. Dan perubahan data via aplikasi akan membutuhkan waktu.

Sebagai informasi tambahan, selain untuk mengubah kelas perawatan BPJS Kesehatan. Aplikasi Mobile JKN juga dapat Anda gunakan untuk melakukan hal-hal berikut:

  • Melakukan pendaftaran bagi Anda yang belum terdaftar sebagai anggota BPJS.
  • Mengubah data peserta lainnya seperti nomor telepon, alamat email, alamat rumah, dan fasilitas kesehatan tingkat I.
  • Mendapatkan nomor antrean pelayanan di faskes terdaftar secara online.
  • Dilengkapi dengan kartu elektronik yang dapat digunakan sebagai ganti kartu BPJS Kesehatan fisik ketika berobat.
  • Melihat tagihan premi yang perlu dibayar dan riwayat pembayaran.
  • Melihat riwayat pelayanan.
  • Mendapatkan informasi mengenai hak dan kewajiban, sanksi, fasilitas dan manfaat yang bisa didapat, serta lokasi fasilitas kesehatan.
  • Mengadukan keluhan terkait pelayanan BPJS Kesehatan, dll.

Pada intinya, Anda hampir dapat melakukan semua hal dengan aplikasi ini. Jadi tidak perlu lagi repot-repot menelepon ke care center atau datang ke kantor cabang BPJS untuk melakukan perubahan.

Bagaimana, cara turun kelas BPJS Kesehatan ternyata tidak sulit kan? Jadi tidak perlu khawatir, Anda bisa segera mengajukannya sebelum ketentuan iuran BPJS Kesehatan terbaru berlaku mulai 1 Januari 2020.

Anda mungkin juga suka